HIDUPKU BERBATAS WAKTU

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Welcome to my blog all😊

Karena ini edisi pertama blog ku jadi aku mau bahas sebuah renungan diri yang aku kasih judul :
EPISODE 1

" HIDUPKU BERBATAS WAKTU"


Judul ini aku dapet dari kajian yang aku ikutin minggu lalu, ada cuitan yang ngebuat aku sendiri sontak tersadar, bagaimana tidak? Aku menyadari bahwa yang aku lakukan selama ini tujuan akhirnya yaitu cuma Allah semata, sedangkan aku begitu yakin bahwa aku masih bisa hidup besok, padahal kematian datang gak pilih-pilih orang lo, kapan, dimana, keadaannya gimana, sama siapapun kita gak tahu hal itu dan aku dengan percaya dirinya yakin bahwa besok aku masih bisa nglakuin ini itu sebut saja masalah pendidikan yang aku tempuh. Memangnya ada jaminan kalau hidup kita bisa sampai wisuda? Bisa sampai dapet kerja? No.
Seorang hafidzah yang sedang menempuh pendidikannya di Universitas Al-Azhar itu pun mengatakan, apapun yang kamu lakuin niatin semua karena Allah SWT, entah dalam memilih jurusan kuliah, nglakuin aktivitas sehari-hari pun niatnya cuma Allah supaya jadi pahala buat kamu, akupun hanya mengangguk mengiyakan nasehat beliau.

Kalau ditarik ulur, ada hal yang sebenarnya bisa jadi pelajaran yang sangat berharga buat kita yang masih ada kaitannya dengan judul diatas yaitu kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air SJ182. Aku pun bahkan meneteskan air mata ketika melihat cuitan di twitter yang membahas tentang sosok kapten Afwan yang begitu bersahaja. Beliau yang selalu sholat tepat waktu sesibuk apapun profesi yang dijalani, setiap transit pun langsung buru-buru ke mushola, apa kabar denganku? Sesibuk apa aku? Sampai aku harus mengulur waktu sholatku? Akupun mempertanyakan diriku sendiri, bekal apa yang aku punya sehingga aku begitu yakin Allah akan mengizinkanku memasuki jannah nya jika sholatpun masih sering aku nomor duakan karena urusan dunia, entah bagaimana sosoknya begitu membuatku kagum, sehingga amal-amal baiknya Allah perlihatkan ke dunia ketika beliau meninggal. Bukankah yang kita inginkan juga sama? Yang orang ingat tentang diri kita ya kebaikan kita bukan aib kita. Siapa yang tau akan terjadi peristiwa seperti itu? semua orang yang berada di dalam pesawat itu juga mengira bahwa besok mereka masih hidup bukankah kita juga sama? ternyata HIDUP ITU MEMANG BERBATAS WAKTU dan itu pasti. Sampai nanti saatnya kita menemui Illahi, semoga kita berada dalam keadaan terbaik-Nya. So, investasi akhirat apa yang udah temen-temen tabung? cukupkah? atau masih berproses? Semoga Allah meridai langkah kita semua dalam menggapai jannah nya Allahuma Amiin.

Syukron jazakumullahu khairan yang sudah membaca! Sampai bertemu di episode berikutnya jika Allah meridai😊.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar